Kamis, 10 Februari 2022



Purwakarta – Dalam rangka Milad dan Haul Pondok Pesantren Al-Muhajirin ke-29, Pondok Pesantren Al-Muhajirin mengadakan kegiatan tahunan yang disebut Gerakan Cinta Masjid (GCM). Gerakan Cinta Masjid (GCM) ini dilaksanakan serentak pada Rabu (09/02). Pada situasi pandemi ini, SMI 1-3 Al-Muhajirin yang terdiri SMP-MTs hanya mengirimkan guru-guru dan wali kelas untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Enam masjid yang dituju dalam kegiatan ini  antara lain yaitu, Masjid Hidayatul Ikhwan Sagalaherang Subang, Masjid Al-Huda Teluk Jambe Karawang, Masjid Al-Ihwan Cikampek Selatan, Masjid Al-Karomah Sumurkondang Klari, Masjid Al-Barokah Gintungkerta Klari, dan Masjid Al-Jannatu Karawang.

“Saya harap semoga kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi antara keluarga besar SMI 1-3 Al-Muhajirin dengan orang tua santri,” ujar Hj. Efa Latifah, M.Pd. selaku wali kelas 9C.

“Kegiatan ini tujuannya yang pertama untuk silaturahmi antara guru-guru dengan Jama'ah Masjid serta orang tua santri, dan yang kedua saya sampaikan salam dari Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, MA. Selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin.” ujar H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I. selaku Kepala SMI 1-3 Al-Muhajirin.

“Tak lupa, saya mohon doa dari orang tua santri dan pengurus DKM agar Pondok Pesantren Al-Muhajirin semakin bersatu, maju, mandiri sesuai dengan jargon Al-Muhajirin dalam Milad dan Haul yang ke-29 ini.” tambah H. Amit.

“Gerakan Cinta Masjid (GCM) ini biasanya dilaksanakan oleh santri-santri, membersihkan masjid, dan lain sebagainya. Dalam situasi pandemi ini, kami hanya mengirimkan perwakilan guru dan wali kelas untuk melaksanakan kegiatan tersebut.” pungkas H. Amit.

“Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada orang tua santri yang sudah membantu dan menerima kami dalam acara Gerakan Cinta Masjid (GCM) ini.” Tutup H. Amit.


(AMS)

Selasa, 08 Februari 2022

 


Purwakarta – Senin (07/02), Santri Takhosus Tahfizh SMI 1-3 Al-Muhajirin (SMP-MTs) mengikuti Sima’an Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghaib. Kegiatan ini bertujuan agar para santri memiliki keberanian yang tinggi untuk menghafal Al-Qur’an di hadapan orang banyak. Kegiatan ini dimulai pukul 5 pagi, yang dibuka oleh Dr. Hj. Zahra Haiza Azmina, M.Ag. (Pengasuh asrama putri), dan KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA. (Pengasuh asrama putra). Kegiatan ini diikuti oleh 36 santri putri dan 31 santri putra.

“Selain untuk melatih keberanian anak, kegiatan ini pun bertujuan untuk mencari keberkahan dalam rangka Milad dan Haul Pondok Pesantren Al-Muhajirin ke-29,” ujar Ustadzah Hanna Aisyah, S.Ag. salah satu pembimbing tahfizh di SMI 1-3 Al-Muhajirin.

“Untuk memenuhi target, seminggu sebelum kegiatan ini, santri-santri menghafal dan setoran ayat yang sudah ditentukan.” tambah Hanna.

“Harapan saya, semoga kegiatan sima’an ini terus diadakan setiap tahunnya, dan lebih baik dari tahun ini. Belajar dari kekurangan di tahun ini, semoga di tahun depan kegiatan ini tidak disatukan dengan kegiatan lain, agar santri-santri lebih merasa diapresiasi dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.” tutup Hanna.

Selain Ustadzah Hanna Aisyah, S.Ag., H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I. selaku Kepala Sekolah SMI 1-3 Al-Muhajirin turut memberikan apresiasinya terhadap santri-santri takhosus tahfizh.

“Bapak selaku kepala sekolah mengucapkan terima kasih dan selamat kepada anak-anakku di kelas takhosus tahfizh yang hari ini sudah menyelesaikan tugasnya dalam kegiatan Sima’an ini,” ujar H. Amit.

“Semoga usaha kalian dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah swt, dan menjadi keberkahan khususnya untuk diri sendiri, orang tua, juga masyarakat sekitar. Aamiin..” tambah H. Amit.


(AMS)


Purwakarta (8/2) Tekad baja tempa usaha nyata, itu ungkapan yang sesuai untuk SMI 1-3 dengan kegigihan dan kolaborasi yang solid antara Kepala Sekolah, guru, staff dan seluruh warga sekolah dalam mewujudkan  SMI 1-3 menjadi kampus pusat keunggulan, melahirkan segudang prestasi, bidang akademik maupun non akademik.

Kali ini ditorehkan oleh Ananda M Zaki Prasetya kelas IX utusan SMI 1-3 dalam lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) tingkat SMP-MTs seyayasan Al-Muhajirin, yang bertempat di Kampus 3 Jl. Raya Sukatani, Citapen, Sukajaya, Kec. Purwakarta.

"Lomba MQK ini diikuti peserta dari Kampus 1, 2, 3 dan 4 berjumlah 15 siswa". Pengakuan Heni Nuraeni, S.Pd.I selaku pembimbing M. Zaki.

Persaingan terlihat sengit, namun Zaki dengan tenang, kharismatik, dan selalu tawadhu dapat mengalahkan semua peserta, dan meraih juara utama di lomba MQK.

Ungkapan kebahagiaan H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I selaku Kepala Sekolah SMI 1-3 "Alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT, ananda M. Zaki Prasetya utusan dari SMI 1-3 menjadi juara ke -1 pada perlombaan Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) yang dilaksanakan spesial dalam rangka milad dan haul Pondok Pesantren Al-Muhajirin yang ke-29"

"Terimakasih kepada guru pembimbing dan seluruh guru yang sudah memberikan bimbingan untuk M. Zaki, ini menjadi identitas bahwa kampus pusat sebagai pusat keunggulan yang berbasis kitab kuning, ini terbukti dengan adanya santri yang menjuarai lomba MQK seyayasan Al-Muhajirin". Ungkapnya lagi

Dengan segudang prestasi yang diraih, tidak menjadikan SMI 1-3 puas dan berbangga, namun segenap civitas akade
mika SMI 1-3 akan selalu berusaha lebih baik lagi sesuai mottonya SMI 1-3 good manners and excellent
(DN)



 

Senin, 07 Februari 2022

 


Purwakarta (7/2) Walaupun hujan  tak menghentikan Kepala sekolah, Guru dan staf SMI 1-3 Al-Muhjairin mengikuti Dauroh Tasawuf dalam rangka Milad dan Haul Al-Muhajirin ke-29 dan Isra Mi'raj Nabi Muhammad 1443 H. Bertempat di Aula Al-Madinah Al-Muhajirin Kampus 2 Purwakarta. Dauroh ini bertemakan "Internalisasi Nilai Spiritualitas Isra Mi'raj Dalam Kehidupan Diri dan Bermasyarakat"


Selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A.

Memberikan tausiyah diawal acara. "Manfaatkan 5 hal sebelum yang 5, yaitu:  hidup sebelum mati, sehat sebelum sakit, santai sebelum sibuk, cukup sebelum fakir, masa muda sebelum tua, yang paling penting adalah bagaimana mengisinya dengan belajar, karena belajar adalah proses menuju kemajuan".Tegasnya.


"Tingkatkan belajar! Bapak setiap hari membaca, menulis dan mengajar, itu adalah dalam rangka belajar, sehingga mampu mengantisipasi masalah apapun yang akan datang". Pengakuannya.

"Kita tidak boleh lupa kewajiban kita adalah untuk beribadah, hari ini  diadakan Dauroh, yg tujuannya untuk menjadikan ibadah menjadi bahagia, bukan beban". Ujarnya


Isilah hidup dengan kesibukan. Jangan bersantai, malas, tidak pernah serius dan selalu menjadi orang yang lemah tidak semangat, hidup selalu tertekan (itulah yang akan menghambat keberhasilan). Pesan KH. Abun sebelum meninggalkan Dauroh. "Isilah hidup dengan Belajar, ibadah dan bekerja".


Dr. H. Arrazy Hasyim atau yang kerap disapa Buya Arrazy menjabarkan, 

"Tasawuf adalah ilmu cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlak, membangun lahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagian yang abadi". Saat sesi diskusi, Dra  Hj. Euis Marfua'h, M.A. istri pimpinan pondok dengan ketawadhuannya melontarkan pertanyaan  "Bagaimana shalat agar khusyuk?"


"Agar shalat khusyuk, harus menyadari shalatnya tidak khusyuk, belajar ma'rifat kepada Allah, jangan mendewakan khusyuk,  tapi khusyuklah kepada-Nya, kenalilah Allah (tinggalkan telinga dan sambungkan qolbu kepada-Nya) Khusyuk itu bukan menterjemahkan, bacaan shalat itu hanya ekspresi, yang khusyuk itu sudah tidak sadar akan gerakan shalatnya, tapi sadar sedang disaksikan Allah". Jawab Buya Arrazy

Mengutip dari Q.S. Al Fajr ayat 27-30, di nyatakan bahwa hati yang tenang akan masuk ke dalam surga-Nya, semoga dengan Dauroh tasawuf ini, menjadikan jiwa-jiwa SMI 1-3 menjadi Mutmainah, aamiin.

(DN)

Sabtu, 05 Februari 2022

 


Purwakarta (31/1) Pra Munaqosah  SMI 1-3 Al-Muhajirin  diikuti 202 santri putri, dan 200 santri putra. Aula ummi tempat pengujian putri, sedangkan putra di Mesjid Al-mukhtar. Tujuannya untuk menguji kemampuan santri dalam tahsin Al Qur’an sebagai tolak ukur keberhasilan dalam pembelajaran Tahsin Al-Qur’an di sekolah. 


Kepala sekolah H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I mengapresiasi dan memotivasi para peserta saat sambutan.


"Anak-anakku hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT, karena terpilih menjadi peserta Pra Munaqosah". Ucap H. Amit


Program Al-Qur'an merupakan salah satu keunggulan di SMI 1-3 Al-Muhajirin, dan termaktub dalam visinya. Yaitu terwujudnya peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, unggul dalam penguasaan kitab kuning, dan hapalan Al-Qur'an. 


"Kegiatan di SMI 1-3 harus bermuara untuk kepentingan peserta didik, agar berprestasi baik bidang akademik yang membutuhkan intelegensi kecerdasan maupun non akademik, fisik yang diperlukan seperti ekstrakurikuler". Tegasnya


"Bapak berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, serius dan terus berikhtiar agar lulus di pra-munaqosyah ini". Ujarnya


"Para munaqis akan menguji secara profesional bukan mengejar kuantitas tapi kualitas sesuai standar kelulusan di pra Munaqosyah". Ujarya lagi.


"Jika semua lulus wisuda tahsin, pasti akan membahagiakan syaikhuna, kepala sekolah, para guru dan juga orang tua di rumah". Tambahnya.


Maka mari sekolahkan anak-anaknya di sekolah yang mengutamakan pendidikan Al-Qur’an, agar kelak dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan orangtuanya di dunia dan akhirat  (DN)


Kamis, 03 Februari 2022

 


Purwakarta (2/2) Gerakan santri bertani Al-Muhajirin (Gestimu) 

Bertujuan untuk menyambut Milad dan Haul Al-Muhajirin ke 29 sekaligus  mensukseskan program dinas pendidikan kabupaten Purwakarta TDBA (Tatanen di bale atikan). 


Program ini merupakan upaya mengembalikan sekaligus membentuk kesadaran para santri terhadap lingkungan. program ini juga adalah wujud praktek pembelajaran berbasis proyek yang memiliki visi membentuk karakter santri.


Mulai pagi hari para santri  SMI 1-3 terdiri dari SMP dan MTs Al-Muhajirin antusias mengikuti Gestimu, terlihat dengan berbaris rapi di lapangan dengan wajah yang berbinar dan senyum yang lebar menunggu mobil elf yang berdatangan satu persatu untuk mengantarkan mereka ke tempat bercocok tanam yaitu tepatnya di kebun Anas bin Malik kampus 5 Al-Muhajirin Wanayasa.


Perjalanan kurang lebih memakan 1 jam untuk sampai ke tempat tujuan, sepanjang perjalanan para santri di bimbing wali kelas dan guru demi kelancaran acara.


Sesampai di tempat tujuan, hamparan ladang luas, udara yang sejuk, jauh dari polusi membuat para santri betah berada disana. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok sesuai  tugasnya yaitu mengukur, melubangi tanah, memasukkan benih jagung, dan menyiraminya. Mereka diajarkan bagaimana menanam tanaman sayuran yaitu berupa tanaman jagung yang memberikan manfaat bagi kebutuhan hidup dan kemandirian pangan.


Walaupun matahari sudah terasa panas, namun para santri, wali kelas, guru bahkan kepala sekolah H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I tak segan untuk terjun langsung mengikuti proses bercocok tanam sampai selesai. 


"Siang hari ini santri SMI 1-3 sedang mengikuti program gerakan santri bertani Al-Muhajirin untuk ketahanan pangan Indonesia, kegiatan ini dalam rangka mensukseskan program dinas pendidikan kabupaten Purwakarta yaitu adanya program TDBA (Tatanen di Bale atikan)" ujar H. Amit 


"Program ini juga dalam rangka menyambut milad dan haul Al-Muhajirin ke-29 " ujarnya lagi. 


"Al-Muhajirin bersatu, maju dan mandiri dalam  bidang ketahan pangan". Tambahnya.


Program SMI 1-3 yang aplikatif ditandai dengan kemampuan santri dalam menyelesaikan masalahnya pada kehidupan sehari-hari, yaitu dapat dilihat bagaimana potensi sesungguhnya yang ada pada diri santri, sebab, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk para santri dalam menghadapi tantangan hidup di kemudian hari, namun mandiri dan berakhlak mulia menjadikan modal untuk maju.


*DN*


Rabu, 02 Februari 2022

 


Al-Muhajirin kembali mengukir prestasi, kali ini juara 2 madrasah / lembaga  berprestasi akademik / non akademik di tingkat provinsi Jawa Barat dalam kancah madrasah award di penghujung tahun 2021 yang diadakan oleh kemenag Provinsi Jawa .Barat.

 

Paras yang  Sumringah, senyum lebar, dan berkobarnya semangat luar biasa  yang selalu terpancar dari Bapak H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I  selalu kepala MTs Al-Muhajirin , beliau selalu bersyukur atas perolehan prestasi MTsnya.

 

"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh warga MTs Al-Muhajirin yang telah bekerja keras dengan penuh kekompakan hingga menghasilkan penghargaan ini". Ujar H. Amit.

 

"Terimakasih kepada Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A. sebagai pimpinan pondok pesantren Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. sebagai ketua yayasan yang selalu memberikan motivasi dan dukungan  untuk kemajuan MTs Al-Muhajirin. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada kepala Kemenag Purwakarta, Kasi Penmad, Ketua Pokjawas, pengawas pembina MTs Al-Muhajirin". Ujarnya lagi.

 

Mudah-mudahan  penghargaan yang kami raih ini bisa menjadi motivasi untuk kami agar meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi, baik ditingkat provinsi maupun nasional". Tambahnya.

 

MTs Al-Muhajirin kampus pusat, memang tidak diragukan lagi, pusatnya keunggulan, segudang prestasi telah diraih, itu tidak terlepas dari kolaborasi yang sangat solid semua warga MTs Al-Muhajirin.

 

(DN)


Selasa, 01 Februari 2022

 


– Senin (31/01), Kepala Sekolah SMI 1-3 Al-Muhajirin dinobatkan sebagai juara 3 karya (artikel) terbaik tingkat nasional dalam program Wisata Literasi Kepala Sekolah (WLK) yang diadakan oleh Forum Indonesia Menulis. Program ini merupakan program kerja dari Guru Motivator Literasi (GML) yang diadakan oleh Forum Indonesia Menulis sebelumnya. SMI 1-3 mengirimkan dua perwakilan Guru Motivator Literasi (GML), yakni Asep Ilyas, S.HI, M.Pd. dan Anissa Mutiara Sofyani, S.Pd.

 

“Jadi, Wisata Literasi Kepala Sekolah ini merupakan program kerja dari Guru Motivator Literasi (GML). Masing-masing sekolah diwajibkan mengirimkan minimal 50 karya siswa dalam program Wisata Literasi Siswa (WLS), 10 karya guru dalam program Wisata Literasi Guru (WLG), dan 1 karya kepala sekolah dalam program Wisata Literasi Kepala Sekolah (WLK),” ujar Anissa Mutiara Sofyani, S.Pd. salah satu Guru Motivator Literasi (GML) terpilih di SMI 1-3 sekaligus guru Bahasa Indonesia di SMI 1-3.

 

“Alhamdulillah sebelum tenggat waktu pengumpulan karyanya, SMI 1-3 berhasil mengirimkan 86 karya siswa berupa puisi dan pantun, 10 karya guru berupa artikel, dan 1 karya kepala sekolah berupa artikel.” tambahnya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada siswa-siswi SMI 1-3 yang sudah mengirimkan karya-karya terbaiknya, tak lupa juga terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang sudah mengirimkan artikel yang bertemakan Pengalaman Mengajar di Masa Pandemi. Khususnya, terima kasih dan selamat kepada Kepala Sekolah SMI 1-3 yang sudah mengirimkan artikelnya yang berjudul Menyusur Sekolah-Good Manners and Excellent. Alhamdulillah artikel ini menjadi perwakilan Jawa Barat dalam menjuarai program Wisata Literasi Kepala Sekolah. Selanjutnya, karya-karya tersebut akan diterbitkan dalam bentuk buku yang berjudul Bait-bait Nada Kerinduan Santri (kumpulan karya siswa-siswi SMI 1-3 dalam program WLS), dan Pendidik Milenial di Masa Covid-19 (kumpulan artikel Kepala Sekolah dan Guru SMI 1-3 dalam program WLG dan WLK).” tambahnya lagi.

 

“Saya bangga dan terharu sekali saat di grup whatsapp Guru Motivator Literasi Grup L dibanjiri oleh ucapan selamat untuk Kepala Sekolah SMI 1-3 Al-Muhajirin. Dari kejuaraan inilah mereka jadi mengetahui Al-Muhajirin dan Purwakarta, yang sebelumnya mereka kira Purwokerto bukan Purwakarta.” tutupnya.

 

Selain Anissa Mutiara Sofyani, S.Pd. sebagai Guru Motivator Literasi terpilih di SMI 1-3, H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I. selaku Kepala Sekolah SMI 1-3 pun turut menyampaikan rasa haru dan bahagianya.

 

“Ucapan terima kasih kami haturkan kepada Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, MA. selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. selaku Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Guru Motivator Literasi, guru, staff, dan siswa-siswi yang telah mengaplikasikan gagasan atau idenya menjadi sebuah tulisan yang kemudian akan menjadi sebuah buku,” ujar H. Amit.

 

“Semoga prestasi yang diraih menjadi pemicu agar kegiatan literasi di SMI 1-3 semakin maju dan terdepan di nusantara.” tambahnya.

 

 

(AMS)



 

Purwakarta – Senin (13/12), sejumlah 61 orang santri takhosus tahfizh MTs Al-Muhajirin Kampus Pusat mengikuti kegiatan Tasmi Al-Qur’an. Terdiri dari 18 orang santri kelas 7, 23 orang santri kelas 8, dan 20 orang santri kelas 9. Kegiatan Tasmi Al-Quran dilaksanakan mulai tanggal 8 Desember sampai 16 Desember 2021. Kegiatan ini dilaksanakan guna mengevaluasi dan menguji hafalan santri selama belajar di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Kampus Pusat.

 

Upaya yang diterapkan oleh para pembimbing sebelum kegiatan Tasmi dilaksanakan yakni para pembimbing menggunakan beberapa metode pengajaran hafalan, di antaranya dibuat partner untuk sambung ayat tiap pertemuan, Tasmi hafalan tiap hari Senin dan Jumat untuk yang telah mendapatkan hafalan tambahan 1 juz, dan membuat game MHQ dengan diberikan rewards.

 

“Tujuan Tasmi Al-Qur’an ini yaitu untuk mengevaluasi dan menguji diri santri dalam hafalannya,” ujar Siti Jubaedah Nursyamsi, S.Pd. selaku koordinator Tahfizh.

 

“Harapan saya, khususnya untuk santri putri semoga hafalannya lancar,  mentalnya lebih berani, percaya dirinya lebih terasah, dan bisa mengukur sejauh mana harus meningkatkan semangat muroja'ah. Selain itu, untuk santri putra semoga selalu istiqomah dan jangan patah semangat dalam muroja'ah.” tambah Siti Jubaedah.

 

Selain Siti Jubaedah Nursyamsi, S.Pd., Kamiludin selaku pembimbing tahfizh pun menyuarakan pendapatnya mengenai kegiatan ini.

 

“Untuk pelaksanaannya, saat santri mendapatkan giliran untuk menghafal ayat suci Al-Qur’an saya videocall ke orang tua masing-masing dan melaporkan hasil penilaian yang saya dapatkan, dengan harapan orang tua mengetahui kualitas hafalan santri,” ucap Kamil.

 

“Saya berharap kegiatan Tasmi ini bisa menjadi program bulanan dan event sakral yang sangat dinantikan oleh para santri.” tambah Kamil.

 

“Kegiatan Tasmi ini sangat bermanfaat bagi santri dalam mengasah sejauh mana kemampuan hafalannya, dan menjadi koreksi diri untuk menjadi lebih baik lagi, tentunya lebih istiqomah dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ujar H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I. selaku Kepala MTs Al-Muhajirin Kampus Pusat.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada koordinator tahfizh Ustadzah Siti Jubaedah, S.Pd. dan para pembimbing yang dengan sabar membimbing santri-santri sholeh sholehah sehingga mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an,” ucap H. Amit.

 

“Tak lupa, Bapak ucapkan terima kasih dan selamat kepada anak-anakku penghafal Al-Qur’an. Semoga kalian istiqomah, dan ilmu yang didapat berguna bagi kehidupan kalian di masa yang akan datang. Kalian adalah anak-anak terpilih yang akan menjadi investasi bagi orang tua kalian di akhirat kelak.” tambah H. Amit saat ditemui di ruang guru MTs Al-Muhajirin Kampus Pusat.

 

 

(AMS)

PSB 2020 - 2021

Popular Posts