01 Januari 2021

 

Purwakarta – Menghadapi akan dimulainya proses pembelajaran semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021, penggerak SMI 1-3 Al-Muhajirin mengadakan rapat di ruang meeting, kamis (31/12/2020).

Terlibat hadir pada rapat tersebut Kepala SMI 1-3 Al-Muhajirin H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I, Wakil Kepala H. Munir Shoimudin, S.Pd.I, dan seluruh Pembantu Kepala Sekolah. Kepala SMI 1-3 Al-Muhajirin H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I pada kesempatan itu menyampaikan beberapa pesan Syaikhuna DR. KH. Abun Bunyamin, MA Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin antara lain, Al-Muhajirin sebagai syiar dan kebanggaan umat, seluruh eksponen yang terlibat harus menjaga kebersamaan.

Selain itu untuk kemajuan SMI 1-3 Al-Muhajirin maka guru dan staf harus disiplin, menjaga kebersihan dan menyediakan sarana/prasarana yang memadai, meningkatkan kualitas akademik dan non akademik, dan yang terpenting dari semua adalah hadirnya ikhlas dalam mengabdi di Al-Muhajirin”, tambah Amit

“seluruh amal yang kita lakukan itu seperti jasad, adapun ruhnya adalah adanya ikhlas dalam amal tersebut,”ungkapnya.

Kegiatan rapat itu diakhiri dengan laporan masing-masing Pembantu Kepala Sekolah yang telah dilakukan selama semester ganjil dan menyampaikan program yang akan dilaksanakan semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021

 (ASM)


 

Purwakarta – Rabu (30/12), SMP Al-Muhajirin Kampus Pusat dinobatkan sebagai “Sekolah Aktif Menulis” tingkat Kabupaten Purwakarta tahun 2020 oleh Komunitas Literasi Sekolah Purbasari. Hal ini membuat harum nama Yayasan Al-Muhajirin sebagai Yayasan yang menaungi SMP Al-Muhajirin.

H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas diraihnya penghargaan “Sekolah Aktif Menulis” tersebut.

“Dengan penghargaan yang diberikan kepada SMP Al-Muhajirin Kampus Pusat sebagai sekolah aktif menulis, saya merasa bahagia dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga SMP Al-Muhajirin Kampus Pusat. Semoga menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat untuk umat.” ujar H. Amit.

“Tak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada Pimpinan Pesantren Al-Muhajirin Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, MA dan Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd yang terus memotivasi kami.” tambah H. Amit saat ditemui di SMP Al-Muhajirin Kampus Pusat.

H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I berharap agar SMP Al-Muhajirin Kampus Pusat dapat meraih penghargaan-penghargaan lainnya dan membawa harum nama Yayasan Al-Muhajirin.

(AMS)


 

Purwakarta – Perlombaan Catur Piala Bupati dan Kadisdik Purwakarta diadakan pada Selasa (10/11) secara virtual. Perlombaan ini diikuti oleh pelajar dari tingkat SD sampai SMA se-Kabupaten Purwakarta. Lomba ini bertujuan untuk menyaring dan mencari bakat pecatur junior pelajar Purwakarta yang kemudian akan diikutsertakan ke lomba Kejurda Catur Online Jawa Barat pada 23-29 November 2020.

SMI 1-3 mengirimkan dua perwakilan yaitu Fauzi Al-Muzakki dan Ardy Rizqi Meifijar dalam perlombaan catur Piala Bupati tersebut. Dua perwakilan tersebut berhasil menyandang gelar juara. Ardy Rizqi Meifijar meraih juara 3 dan Fauzi Al-Muzakki meraih juara harapan 1.

“Bapak mengucapkan selamat kepada santri SMI 1-3 yang berhasil meraih prestasinya dalam lomba catur Piala Bupati. Bapak sangat bahagia dan bangga pada mereka yang memenangkan juara 3 dan harapan 1 dalam lomba tersebut,” ujar H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I selaku kepala sekolah SMI 1-3.

“Bapak berharap semoga santri-santri tersebut dapat meningkatkan prestasinya, dan membawa nama baik SMI 1-3 Al-Muhajirin.” tambah H. Amit.

Arif Kusno, S.Pd. selaku pelatih sekaligus guru SMI 1-3 mengungkapkan rasa bangganya kepada santri-santri yang meraih gelar juara.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan turut bahagia bahwa anak-anak SMI 1-3 meraih prestasi gemilang di ajang Piala Bupati, serta berkesempatan untuk menjadi bagian team catur Purwakarta di Kejurda Catur Online Jawa Barat.” ujar Arif selaku pelatih sekaligus guru SMI 1-3.

“Tentunya saya atas nama pelatih berterima kasih atas dukungan dari sekolah yang sudah memfasilitasi ekskur catur sehingga hampir setiap tahun dapat mengukir prestasi tingkat di kabupaten. Kerja keras, motivasi, dan dorongan spiritual menjadi kunci keberhasilan anak-anak meraih prestasi.” tambah Arif.

“Harapan saya adalah anak-anak tetap istiqomah dalam berlatih dengan sungguh-sungguh, meningkatkan motivasi diri untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi, namun tidak lupa harus selalu bersyukur dengan apapun hasil yang didapat dari sebuah pertandingan. Saya juga berharap agar pihak-pihak terkait dapat meningkatkan fasilitas yang dapat mendukung generasi-generasi berikutnya agar menjadi lebih unggul lagi.” tambah Arif.

(AMS)


19 November 2020


PURWAKARTA – MGMP PPKn SMP Kabupaten Purwakarta mengadakan lomba sosiodrama dan orasi kebangsaan yang diikuti oleh siswa-siswi dari 45 sekolah SMP/MTs Negeri, Swasta, dan SATAP. Lomba tersebut dilaksanakan tanggal 1 Oktober sampai 25 Oktober 2020.

“Tujuan lomba ini yaitu agar peserta didik mengetahui sejauh mana pendidikan anti korupsi dan dapat mengimplementasikannya dalam karakter kehidupan sehari-hari sehingga tercapainya tujuan pendidikan nasional yaitu membangun karakter bangsa yang baik dan berkarakter ahlakul karimah,” ujar Hj. Cucu Suminar, M.Pd. selaku ketua panitia lomba sekaligus guru PPKn di SMI 1-3 Al-Muhajirin.

SMI 1-3 Al-Muhajirin mengirimkan 2 grup siswa dalam lomba sosiodrama yang terdiri dari 4 orang siswa SMP dan 5 orang siswa MTs. Selain itu, dalam lomba orasi kebangsaan mengirimkan 1 perwakilan siswa SMP dan 1 orang siswa MTs.

Pada pengumuman pemenang lomba yang dilaksanakan pada hari Senin (2/11) di Al-Muhajirin Kampus 2, SMI 1-3 berhasil menyandang gelar juara 2 sosiodrama yang dimenangkan oleh team Qintan Annisa, Dea Haifa, Kemal Pasha, dan Mochammad Ikhsan Kefayana serta juara harapan 2 orasi kebangsaan yang dimenangkan oleh Ilyas Maulana. Acara pengumuman pemenang lomba ini dihadiri secara virtual oleh Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika.

“Perasaan saya bangga dan senang saat mendengar pengumuman lomba, alhamdulillah SMI 1-3 menyandang gelar juara 2 sosiodrama dan juara harapan 2 orasi kebangsaan. Rasa lelah bercampur bahagia pada saat itu,” ujar Hj. Cucu saat ditemui di SMI 1-3.

Sementara H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I selaku Kepala SMI 1-3 Al-Muhajirin menyampaikan rasa bangganya kepada siswa-siswi yang menyandang gelar juara.

“Bapak mengucapkan selamat kepada anak-anakku yang berhasil meraih gelar juara dalam lomba yang diadakan oleh MGMP PPKn SMP Kabupaten Purwakarta, Bapak sangat bahagia dan sangat senang pada anak-anak yang memenangkan juara 2 lomba sosiodrama dan juara harapan 2 lomba orasi kebangsaan. Mereka itu mengharumkan nama baik SMI 1-3,” ujar H. Amit.

“Dan juga terima kasih kepada para pembimbing yang sudah membimbing hingga melahirkan sang juara dalam lomba tersebut,” tambah H. Amit.

“Harapannya semoga dapat meningkatkan lagi prestasinya dalam perlombaan-perlombaan selanjutnya,” ujar H. Amit.

SMI 1-3 Al-Muhajirin terus optimalkan dalam membimbing siswa-siswi yang mengikuti perlombaan agar terus melahirkan sang juara kebanggaan SMI 1-3.


31 Oktober 2020

 


Pengajian Gabungan SMI Al Muhajirin

Purwakarta – SMI Al-Muhajirin Purwakarta mengadakan pengajian gabungan yang rutin diadakan setiap bulannya. Pengajian gabungan ini dilaksanakan pada Rabu (28/10), bertempat di ruang meeting SMI 4-6. Pengajian ini dihadiri langsung oleh Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. selaku Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA. selaku Kepala Sekolah SMI 4-6, dan H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I selaku Kepala Sekolah SMI 1-3.

Para guru yang mengikuti pengajian ini adalah gabungan dari guru SMI 1-3 dan SMI 4-6, yang terdiri dari wakil kepala sekolah, staf Tata Usaha, guru Bimbingan Konseling, dan guru mata pelajaran yang ada di lingkungan sekolah. Guru-guru yang sedang melaksanakan Work From Home (WFH) pun mengikuti pengajian tersebut secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

Pengajian dipimpin oleh KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA. Dalam tausiyahnya, KH. R. Marfu menyampaikan tentang Maulid Nabi Muhammad saw. yang jatuh pada hari Kamis (29/10).

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. se-Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta InsyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 15 November 2020, bertempat di kampus 2 Al-Muhajirin,” tutur KH. R. Marfu.

Selain KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA., Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah pun menyampaikan mengenai pentingnya Maulid Nabi Muhammad saw.

“Sosok manusia ideal bisa kita lihat melalui figur nabi kita, Nabi Muhammad saw. Beliau bukan hanya sekadar pemimpin negara, tetapi beliau juga adalah pemimpin agama,” ujar Dr. Hj. Ifa.

Adanya pengajian gabungan yang dilaksanakan secara rutin ini, diharapkan para guru tetap istiqomah dan berkomitmen untuk selalu mengikutinya. Bukan hanya santri yang wajib belajar, namun guru pun wajib istiqomah dalam belajar ilmu agama.

 

(AMS)


Suasana saat Pembinaan dari Pengawas MTs H. Mamat Ruhimat, M.Pd.I

Purwakarta – Selasa (27/10), 17 orang guru madrasah di lingkungan MTs Al-Muhajirin mengikuti pembinaan dari pengawas pembina MTs H. Mamat Ruhimat, M.Pd.I. Pembinaan ini dilaksanakan di ruang perkuliahan STAI Al-Muhajirin. Guru yang hadir merupakan kepala madrasah, wakil kepala madrasah, staf Tata Usaha, guru mata pelajaran, dan guru Bimbingan Konseling. Dalam pembinaan ini, pengawas MTs membahas tentang kegiatan AKG, AKK, dan PKKM.

“Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran di MTs Al-Muhajirin yang berada di lingkungan Pondok Pesantren dilaksnakan secara luring dengan kurikulum darurat di tengah pandemi hanya  dua orang guru setiap harinya,” ujar H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I selaku kepala MTs Al-Muhajirin.

H. Amit juga menyampaikan bahwa MTs Al-Muhajirin sudah mendaftarkan peserta AKG sebanyak tiga orang guru, dan pelaksanaan KSMO sebanyak tiga siswa mata pelajaran Matematika, IPA dan IPS

“Selain itu, MTs Al-Muhajirin juga sudah mendaftarkan tiga orang guru untuk mengikuti AKG dan tiga orang siswa dalam pelaksanaan KSMO,” tambah H. Amit dalam sambutannya.

H. Mamat Ruhimat, M.Pd.I menyampaikan beberapa point mengenai AKG, AKK, dan PKKM dalam pembinaan tersebut.

“AKG ini bertujuan untuk mengukur kompetensi guru madrasah,” ujar H. Mamat.

“Kompetensi guru ada empat, yang pertama pedagogik, kedua kepribadian, ketiga sosial, dan keempat professional. Namun, biasanya hanya kompetensi pedagogik dan professional saja yang diujikan,” lanjut H. Mamat.

H. Mamat berpesan agar para guru berlatih mengerjakan soal untuk persiapan AKG yang akan dilaksanakan bulan November mendatang.

“Selain itu juga, untuk supervisi bagian kurikulum harus mempersiapkan administrasi pembelajaran (bukti fisik), dan praktik pembelajaran (lapangan),” ujar H. Mamat.

“Setiap wakil kepala madrasah harus mempersiapkan segala administrasi yang berhubungan dengan tugasnya masing-masing, serta bukti fisiknya. Minimal foto di setiap kegiatan,” tambah H. Mamat.

Kegiatan AKG, AKK, dan PKKM ini merupakan kerja sama dari semua komponen yang terdapat di lingkungan madrasah. Untuk hasil yang baik, semua komponen harus mempersiapkan segala administrasinya.

 

(AMS)

27 Agustus 2020

Kemerdekaan menurut ku

Karya: Dea Haifa s


Pada suatu hari,Di pondok pesantren Al-mukarromah.ada seorang anak baru,anak itu baru saja pindah dari SMPN negri kaler,yang dahulunya dia tinggal di kota padi.namun sikap nya terasa aneh..?anak gadis itu tidak banyak berbicara pada siapapun.Akhirnya ada seorang anak yang berani bertanya pada gadis itu.”hey..nama kamu siapa?”ucap anak gadis berkerudung putih yang bernama silvi.Namun si gadis yang ditanya oleh silvi tidak menggerakan bibirnya sekalipun untuk berbicara.

“oh..mungkin kamu masih malu ya?kenalkan namaku silvia Amanda,panggil aja aku silvi”.ucap silvi lagi dengan nada menghibur.Anak baru itu mengambil sebuah kertas dan bolpen miliknya,kemudian menuliskan namanya di atas kertas itu kemudian ia berikan ke pada seorang gadis yang bernama silvi,Kemudian silvi menerimanya lalu ia membacanya.

FARASHA

farasha?aku harus panggil kamu apa?”.tanya silvI “Acha”.singkat si gadis cantik bernama panjang farasha,tanpa basa-basi acha pun pergi meninggalkan silvi yang memang belum selesai untuk melanjutkan beberapa pertanyaannya pada teman baru nya itu.

Beberapa hari kemudian saat .pagi ini Acha –lah yang berangkat lebih awal ke area sekolahnya,gadis berkulit putih bermata bulat dan berhidung mancung dengan perawakan idealis itu mencantol tas berwarna merah nya di pundak sebelah kanan.matanya takhenti-hentinya menatap setiap sudut dinding sekolah ,”bagus.”gumam Acha pelan setelah melihat pemandangan didepan matanya yang terdapat lukisan-lukisan indah diatas kanvas yg ditempel di setiap sudut dinding tersebut.Acha memasuki kelas 2-c itu adalah kelas barunya Acha menghela nafas panjangnya setelah menyadari keadaan kelas nya yang sekarang tidak seperti kelas dulunya.Acha duduk di kursi barisan paling depan.Acha membuka risleting tas merahnya lalu membuka sebuah novel islami.tidak lama kemudian datanglah 3 orang anak kelas dari ambang pintu,”oh..jadi ini anak baru yang katanya jadi gossip di angkatan?!”.

“berani banget ya duduk di paling depan,kaya nggak tahu aja guru pelajaran pertama kita kaya gimana?haha.”lanjut si gadis yang sedang menggendong tas berwarna abu nya namanya’Ratu’.anak itu memang terkenal dengan kenakalannya juga kedua temannya pun sama halnya seperti Ratu namanya ‘Resta dan Resti’dua siswi kembar di kelas 2-c.

Namun Acha tetap diam tidak menanggapi walaupun kedua telinganya tetap mendengar ucapan frontal gadis yang tak ia kenal.

“ Wah… wah..wah.. dia gak kenal siapa kita,kenalin  nama gua Mauren Aratu panggil aja RATU”.ujar gadis itu sambil menekankan kalimat di paling akhir. “dan gua resta Nabila panggi aja gua resta, dan dia adik gua resti ayunabila panggil ajah resti.

Tiba – tiba terdengar bel sekolah,dan mereka pun duduk dengan rapih.

“Hai acha..” sapaan silvi kepada acha. Tapi acha tidak menjawab apapun.silvi pun duduk di samping acha.karena memang dulu silvi duduk disana, namun dulu hanya sendiri,dan sekarang silvi duduk bersama acha tanpa di duga –duga.

“ Assalamualaikum, anak –anak”ucap seorang wanita yang lebih tua dari mereka dengan perpakaian muslimah berbadan gemuk dan menggunakan kacamata.kemudian duduk di kursi guru.semua siswi pun menjawab salam dari ibu guru tersebut.

“baca doa nya bersama sama!”ucap bu guru tersebut. Namun ratu dan teman nya itu malah bercanda. Sehingga membuat ibu kartika marah, dan melotot kearah mereka.

“RATU! RESTA! RESTI! Cepat ke depan ,angkat  sebelah kaki  kalian ! dan pegang ke dua telinga kalian !.” Ucap bu kartika dengan nada tinggi.

 Mereka merasa malu dan kesal kepada bu kartika.dan ketika mereka di depan ,acha mentertawai cicak yang berusaha mendapat kan lalat.namun di sangka ratu Acha mentertawai nya.

Sepulang sekolah Ratu dan teman nya menarik acha ke gudang sekolah.”lu ngapain ngetawain gua? Lu seneng liat gua di hukum? Jujur ajah deh..lu gak suka kan sama kita.” Tanya ratu sambil menarik kerah baju. Acha hanya terdiam. Karena mereka emosi , mereka pun main fisik, resta menampar bibir acha,dan resti mencubit tangan nya  acha dengan keras. “ sekarang lu masih gak mau jawab juga ?” Tanya ratu. Untung saja ada silvi .sehingga mereka pun pergi.” Awas lo, sampai ngadu ke guru.”

Acha pun menangis…dan batuk mengeluarkan darah.” Acha kamu harus ke UKS dan mencerita kan ini semua ke bu guru.”ucap silvi.” Tidak usah silvi aku baik-baik saja. Akhirnya silvi merenungkan niat nya itu karna ucapan acha. Silvi hanya membawa acha ke kamar dan mengobati nya.

“Acha aku tau kamu anak yang baik, kamu juga anak yang pintar,pasti ada alasan nya kamu seperti ini.bila kau ingin cerita sesuatu,cerita saja pada ku , aku siap mendengarkan.”ucap silvi dengan setulus hati.

“kamu baik sekali silvi , maapkan aku selama ini yang cuek  kepada mu.” Ucap acha di dalam hati nya.

Ke esokan hari nya saat di kelas dalam keadaan sepi,ratu dan teman nya, bertanya kepada acha.

“ acha!” seruan ratu. Acha begitu takut , acha hanya terdiam.      “ acha gua mau liat tugas matematika yang kemarin dong.”Tanya ratu. “terkejut nya aku, aku kira apaan.” Gumam acha. Tapi acha tidak mau memberi contekan itu,tapi acha juga sulit apabila harus menjelas kan.

Karena ratu merasa di cuekin dia tidak menerima itu. Ratu pun emosi sehingga mengambil air dan membasuh wajah acha dengan air itu.” Lu punya telinga gak sih?” ucap ratu dengan emosi.acha merasa kesal tapi aku tidak berani untuk berbicara.acha pun berdoa dalam hati nya “ ya Allah..beri kan lah aku keberanian untuk berbicara yang sebenar nya.”…Dan Allah pun mengijabah doa nya acha.

Tiba – tiba acha berdiri dan berkata “ hentikan semua ini!kita ini bukan berada di zaman pnjajahan,dan bukan berada di zaman penganiyayaan,tapi kenapa kalian menganiyaya aku? ..kalian tidak tau ,aku itu sulit untuk berrbicara di depan umum,dan kalian tidak mengerti itu, kalian hanya meng injak injak aku tanpa bertanya,dan sungguh aku tak menyangka ada kekerasan di atas kemerdekaan.” Ucap acha dengan nada tinggi. Dan silvi yang melihat itu senang ,akhir nya acha bisa berbicara di depan umum . sejak saat itu acha di sayangi teman teman nya , acha juga selalu mengganti guru di kelas apabila guru itu tidak masuk ke kelas, memang acha anak yang pandai.

 Dan sepuluh tahun yang datang acha menjadi pengacara yang sukses membela kebenaran .

JADI MENURUT KU ,KEMERDEKAAN ITU ZERO BULLY.

                                       TAMAT

  

03 Agustus 2020




Purwakarta – Yayasan Al-Muhajirin mengadakan pelatihan guru bimbingan konseling yang bertemakan “Peningkatan Kompetensi Guru Bimbingan Konseling dalam Melaksanakan Layanan Konseling di Satuan Pendidikan di Era Pandemi”. Pelatihan ini dilaksanakan pada Kamis (23/7) di Kampus 3, Jalan Raya Sukatani, Citapen, Sukajaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 70 orang guru dari berbagai unit, diantaranya Day Care Al-Muhajirin, SD Plus 1 Al-Muhajirin, SD Plus 2 Al-Muhajirin, SMI 1-3 Al-Muhajirin, SMI 4-6 Al-Muhajirin, SMP Fullday Al-Muhajirin, SMA Fullday Al-Muhajirin, dan MI Al-Muhajirin. Pelatihan ini pun dihadiri langsung oleh KH. Abun Bunyamin, MA selaku pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, H. Cece Nurhikmah, M.Ag. selaku Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin, serta Dr. Asep Zuhara Argawinata selaku pemateri dalam pelatihan ini.

Pelatihan ini tidak hanya diikuti oleh guru bimbingan konseling, namun guru mata pelajaran dan guru kelas pun turut hadir mengikuti pelatihan yang diadakan di kampus 3 ini. Pelatihan ini bertujuan untuk melahirkan guru yang lebih peduli terhadap siswa, serta mengetahui bagaimana cara menghadapi masalah atau kesulitan siswa selama ini. Bahkan dalam pelatihan ini diadakan sharing moment.
“Pelatihan ini bertujuan agar para guru dapat mengetahui minat dan bakat siswa, serta mengetahui bagaimana cara menghadapi kesulitan siswa selama ini,” ujar H. Cece Nurhikmah, M.Ag.
“Kami pun sedang merencanakan pembuatan aplikasi berbasis digital khusus bimbingan dan konseling,” tambahnya.

Dr. Asep Zuhara Argawinata selaku pemateri menyampaikan komponen-komponen kompetensi guru dan menyampaikan bagaimana cara menghadapi permasalahan siswa di sekolah dalam sesi sharing moment.
“Ada empat komponen kompetensi yang harus dimiliki seorang guru, di antaranya kompetensi profesional (pemahaman materi pembelajaran), kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian,” ujar Dr. Asep Zuhara Argawinata.
“Hal utama dalam menghadapi permasalahan siswa yaitu telusuri. Penelusuran yang dimaksud bisa dengan berdialog dengan siswa dan pemanggilan orang tua untuk menelusuri lebih lanjut,” tambahnya menjelaskan.
“Kita sebagai guru harus berusaha memposisikan diri sebagai sahabat siswa agar mereka terbuka pada kita,” ujarnya lagi.

Di akhir pelatihan, diadakan sesi sharingmoment. Para guru melaporkan masalah yang banyak ditemukan di sekolah, lalu berdiskusi mencari solusi.Para guru sangat aktif dalam sesi ini. Banyak masalah yang ditemukan guru di kelas, di antaranya siswa tidur di kelas, siswa mengambil barang temannya, dan bullying antara kakak kelas dan adik kelas. Semua permasalahan tersebut dibahas dan dicari solusinya. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk guru bimbingan konseling, guru mata pelajaran, dan guru kelas.

(AMS)


01 Agustus 2020





Purwakarta – SMI 1-3 Al-Muhajirin mengadakan workshop untuk para guru yang bertemakan “RPP Online Berbasis Android” dengan pemateri Bapak KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA. Workshop ini diikuti oleh seluruh guru SMI 1-3 Al-Muhajirin. Tak lupa dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Workshop ini diadakan pada hari Sabtu (18/7). Para guru sangat antusias mengikuti workshop yang berlangsung di ruang guru SMI 1-3 Al-Muhajirin.
“SMI 1-3 Al-Muhajirin merupakan kampus pusat keunggulan, guru-gurunya pun harus kreatif dan inovatif,” ungkap Kepala Sekolah SMI 1-3 Al-Muhajirin, Bapak H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I.
“Karena ingin melahirkan para guru yang kreatif dan inovatif, maka SMI 1-3 Al-Muhajirin banyak mengadakan workshop yang berkaitan dengan Pendidikan agar para guru pun terus menimba ilmu.” tambahnya.
Dalam kegiatan workshop ini, Bapak KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas, MA menjelaskan langkah-langkah membuat RPP online berbasis android. Aplikasi untuk membuat RPP ini dapat diunduh di playstore dengan nama RPP Online Al-Muhajirin atau bisa diakses melalui web dengan link https://RPP.almuhajirin.ac.id.
“RPP ini dibuat untuk mendorong dan memudahkan para guru dalam membuat RPP,” tutur Bapak KH. R. Marfu Muhyiddin Ilyas selaku pemateri.
“RPP ini dinamakan RPP 10 menit karena proses pembuatannya diwaktu hanya 10 menit, jika dalam 10 menit belum selesai maka RPP tersebut otomatis terkirim. Namun, untuk sementara ini para guru dapat menambahkan waktu jika RPP belum selesai.” imbuhnya.
Di akhir workshop ini, para guru diminta untuk mengaplikasikannya langsung dalam membuat RPP 10 menit ini, setelah RPP beres dibuat maka RPP pun otomatis terkirim ke kepala sekolah. RPP online ini memang sangat membantu dan memudahkan para guru dalam membuat RPP, dengan waktu 10 menit para guru dapat menghasilkan satu RPP atau yang biasa disebut Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pemateri pun berharap agar RPP online berbasis android khas Al-Muhajirin ini dapat mendunia. 

23 Juli 2020


Santri SMP dan MTs Al Muhajirin mulai masuk pondok. Sesuai dengan surat edaran pondok pesantren Al Muhajirin No 49/PPM/05/H/VII/2020 tentang jadwal dan prosedur kedatangan santri, siswa-siswi SMI 1-3 Al Muhajirin (penyebutan untuk SMP / MTs AL Muhajirin) mulai memadati areal parkir Rusunawa sejak hari Senin, 6 Juli 2020 kelas 9 Putri, Rabu 8 Juli kelas 9 putra, Rabu 15 Juli santri kelas 7 kamar 1 sampai 4, Kamis 16 Juli kelas 7 kamar 5 sampai 9, Sabtu 18 Juli kelas 7 Putri kamar 9 sampai 12 dan Minggu 19 Juli kelas  7 putri. Kedatangan santri SMP / MTs Al Muhajirin terakhir adalah kelas 8 yang kedatangannya dijadwalkan pada hari Minggu 26 Juli 2020
Prosedur ketat diberlakukan bagi kedatangan santri SMI 1-3 Al Muhajirin, protokol kesehatan diterapkan bagi semua santri, wali santri ataupun pengunjung lainnya. Di gerbang utama dilakukan penyemprotan kendaraan bermotor, di Pos 2 penurunan dan penyemprotan barang-barang yang dibawa oleh santri dan cuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Wali santri berkesempatan mengantarkan putra-putrinya hanya sampai dengan pos 2. Menuju Pos 3 santri diantar oleh petugas, kemudian masuk bilik disinfektan dilanjutkan dengan pengukuran suhu, pengumpulan surat keterangan sehat dan administrasi lainnya. Santri yang tidak membawa surat sehat dipersilahkan untuk membuatnya di puskesmas terdekat dengan pondok. Setiap pos pengecekan dilalui santri dan orang tua santri dengan tertib.
Salah satu wali santri  Epul Saepul, M.Pd, ayahanda dari Syfa Nurarifah ketika di wawancarai tentang kesan dan harapannya memasukan putrinya ke Pondok Pesantren Al Muhajirin dengan gamblang ia menjawab “Kami selaku orang tua wali yang saat ini menitipkan anak kami di pondok pesantren Al Muhajirin, kami bangga anak kami coba belajar mandiri beradaptasi dengan lingkungan yang baru tidak berada dilingkungan keluarga, memasukan anak kami ke pondok merupakan salah satu jalan terbaik agar anak kami menjadi lebih baik. Harapannya anak kami memiliki akhlakul karimah, bermanfaat buat keluarga bangsa dan Negara, Kami berharap pondok pesantren menjadi salah satu wahana untuk anak kami lebih baik, karena tantangannya berbeda, bagaimana setiap anak bergaul dengan tantangan lebih besar, butuh suasana dengan nuansa religi untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta”, demikian ungkap Epul Saepul, M.Pd

10 Februari 2020

Rangkaian kegiatan Milad dan Haul ke 27 Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, diataranya adalah kegiatan Lomba olahraga dan seni guru dan staf  antar unit di Yayasan al-Muhajirin yang diselenggarakan 10 Februari 2019 di Al-Muhajirin kampus 2

Berikut foto-foto kegiatan lomba:














PURWAKARTA - Trans Metro News - Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta DR. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. berikan sambutan dalam pembukaan perlombaan antar unit yang ada di Yayasan Al-Muhajirin yang di gelar di Kampus 2, (09/02/2020).
Hj. Ifa menyampaikan perlombaan antar unit ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Milad dan Haul Yayasan Al-Muhajirin yang ke 27
"Perlombaan ini bukan hanya menentukan siapa yang kalah dan yang menang tapi juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antara guru, staff dan pegawai di tiap unit yang ada di Yayasan Al-Muhajirin" Ucap Hj. Ifa

Tambah Hj. Ifa "Dalam kehidupan kita harus mau berlomba agar kita tidak ketinggalan, dan ini bisa menunjukan yang terbaik bagi almamater, peserrta didik juga untuk diri kita." Ujarnya
Hj. Ifa menyampaikan dalam perlombaan kita harus menunjukan sportifitas
"Yang paling penting dalam setiap perlombaan kita harus menunjukan rasa sportifitas yang tinggi, karena jika menunjukan sportifitas itu merupakan suatu contoh untuk peserta didik agar berlaku jujur dan juga mempunyai rasa sportifitas di setiap perlombaan apapun" Pungkasnya
(Red)

09 Januari 2020



Perkembangan Teknologi Informasi (TI) pada akhir-akhir ini begitu luar biasa, pemanfaatan dan segmen penggunanya pun kian meluas, hari ini TI penggunaannya bukan hanya digunakan oleh instansi-instansi atau perusahaan-perusahaan besar, namun saat ini lembaga kecil bahkan perorangan pun banyak memanfaatkan kecanggihan TI untuk menunjang kebutuhan lembaga atau perorangan.

Lembaga pendidikan yang mulanya tidak banyak memanfaatkan TI kini sesuai dengan tuntutan dan kemajuan zaman menjadikan penggunaan TI dalam lembaga pendidikan menjadi keniscayaan. SMP/MTs Al Muhajirin terus meng-update terutama dalam pemanfaatan TI dalam menunjang kegiatan di SMP dan MTs Al Muhajirin.

Aplikasi Jaringan Informasi Bersama Antar Sekolah atau lebih dikenal dengan singkatan JIBAS kini menjadi salah satu aplikasi yang digunakan dalam menunjang sistem TI di SM/MTs Al-Muhajirin, dengan aplikasi ini beberapa layanan informasi dari buku induk siswa, daftar katalog perpustakaan  dapat disajikan dengan cepat melalui aplikasi ini.

Sementara itu   untuk presensi kehadiran guru, agenda pembelajaran dan penilaian siswa SMP/MTs Al-Muhajirin menggunakan aplikasi Google Form dan Spreed sheet cukup efektive dalam menampilkan informasi dan data. Sejak digulirkan kemanfaatan TI ini cukup  membantu dalam menyajikan informasi-informasi yang diperlukan sekolah.

SMP/MTs Al-Muhajirin Go Online!!! 


PSB 2025/2026

Popular Posts