Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan nasional, praktisi pendidikan, serta para pemimpin sekolah dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat peran dan kepemimpinan perempuan dalam dunia pendidikan, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan gender.
"Kepemimpinan perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun budaya sekolah yang kolaboratif, empatik, serta berorientasi pada penguatan kualitas pembelajaran. Ia juga menilai bahwa dukungan kebijakan, penguatan kapasitas, dan kesempatan yang setara menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan di dunia pendidikan," ujar Dr. H. Amit dalam tanggapannya.
Melalui kegiatan ini, para peserta juga berbagi pengalaman, praktik baik, serta tantangan yang dihadapi perempuan dalam memimpin institusi pendidikan di berbagai daerah. Diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung kepemimpinan perempuan.
Program INOVASI, Direktorat Jenderal GTK Kemendikdasmen, serta AKSI berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas partisipasi dan kepemimpinan perempuan, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
(AMS)






